AYAHKU DERITAKU

•Mei 20, 2010 • 3 Komentar

Lenny (18 tahun), selalu berusaha untuk menasehati bagaimana caranya supaya Pak Harun (50 tahun), ayahnya menghentikan pekerjaannya sebagai pencopet. Justru hal ini yang membuat Pak Harun marah karena sudah berulangkali sang ayah menjelaskan kalau tuduhannya itu salah. Karena sampai saat ini pun Lenny belum mempunyai bukti, kalau ayahnya seorang pencopet ulung, di mana selama ini dia dan Bu Rima, 45 tahun, ibunya mengenal sang ayah bekerja di sebuah perusahaan elektronik

Lenny pun mendesak Pak Harun kalau dia ingin tahu tempatnya bekerja, karena Lenny dan Bu Rima tidak pernah tahu persis Pak Harun bekerja di mana, setahunya Pak Harun bekerja sebagai kurir. Sementara Bu Rima yang hidupnya duduk di kursi roda, karena stroke tak bisa berbuat banyak, hanya melarang Lenny bersikap demikian terhadap ayahnya

Karena terus-terusan mendesak, Pak Harun  menjadi jengah juga dan akhirnya kekasaran makin menjadi, di lakukan Pak Harun terhadap Lenny maupun ibunya, sebab menurutnya hal itu merusak citra keluarga. Seringkali Lenny ribut mulut dan fisik dengan Pak Harun, dan Bu Rima menjadi sasaran Pak Harun yang mengecap Bu Rima sebagai pendidik yang tidak baik

Puncaknya saat Pak Harun mengancam kalau dia akan pergi dari rumah tersebut, namun Lenny merasa tak pernah takut dengan ancaman Pak Harun, karena sejak Pak Harun di ketahui kalau pekerjaannya sebagai pencopet, Lenny lebih giat mencari uang harian, mencari lemburan untuk membiayai kebutuhan rumah, tanpa menerima uang pemberian sang ayah.. Sialnya lagi rumah bedeng itu di jual oleh Pak Harun, kemudian Lenny dan Bu Rima di tendang keluar dari rumah itu

Setelah enam bulan Lenny berada di rumah kontrakan bersama ibunya, hampir saja Lenny melupakan sang ayah, namun ibunya mendesak terus untuk mencari Pak Harun, sekaligus ingin membuktikan kalau tuduhan Lenny benar apa adanya. Karena hingga kinipun ibunya masih belum percaya pada tuduhan Lenny sendiri

ANAKKU SEORANG GAY

•Mei 20, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Dua tahun lalu, Ibu Ririn (41 tahun) baru mengetahui kalau anak semata wayangnya Andika (21 tahun) mengidap kelainan seksual. Kecurigaannya dimulai ketika satu hari tanpa sengaja Ririn memergoki Andika jalan bersama seorang lelaki setengah baya bernama TEDDY (43 tahun).  Mereka tampak mesra sekali. Andika tidak mau mengakui tuduhan ibunya, dan malah berhasil meyakinkan ibunya kalau di antara dirinya dan om Teddy tidak ada hubungan apa-apa karena saat itu Andika  punya seorang kekasih bernama Opi (19 tahun) adik kelas di kampusnya

Kecurigaan Ririn berlanjut waktu menemukan kumpulan surat-surat cinta dari Teddy untuk anaknya. Detik itu juga Ririn meminta penjelasannya pada anaknya. Awalnya Andika terus berkelit, tetapi akhirnya ia mengakui kalau sudah setahun ini menjalin kasih dengan Om Teddy, lelaki yang dikenalnya dari  salah satu tempat clubbing di Jakarta. Sementara hubungannya dengan Opi hanya untuk menutupi kelainannya

Ririn terpukul sekali, dan sejak itu ia melarang hubungan mereka. Berbagai cara ia lakukan untuk memisahkan Andika dari Teddy. Andika yang tidak tahan lagi dengan segala larangan ibunya akhirnya  kabur  dari rumah dan memilih hidup bersama Teddy. Ririn sangat kecewa pada keputusan Andika yang telah mencoreng nama baik keluarga dan memutuskan untuk tidak lagi menganggap Andika anaknya

Namun kini Ririn sadar kalau hubungan anak dan ibu tidak akan pernah terputus seumur hidup, dengan besar hati sekarang ia bisa menerima semuanya. Maka untuk itu Ririn berencana mencari anaknya dan hendak mengetahui keadaannya

SUAMIKU, SUAMI ORANG

•Mei 20, 2010 • Tinggalkan sebuah Komentar

Sudah tiga bulan ini Della (26 tahun), kehilangan jejak suaminya. Dani (34 tahun), tidak pernah lagi pulang ke rumah dan menghilang tanpa berita. Untuk saat ini Della berpikir kalau Dani pulang ke rumah istri pertamanya. Setahun yang lalu, Della baru tahu kalau ternyata selama ini ia telah menikah dengan lelaki yang telah memiliki istri dan dua orang anak.

Selama ini Dani mengaku kalau ia adalah seorang duda tanpa anak, dan selama dua tahun Dani berhasil menyembunyikan status sebenarnya. Hingga pada satu hari datang seorang wanita bernama Mira yang mengaku-aku istrinya Dani menemui Della, bahkan setengah mengancam meminta Della tidak lagi berhubungan dengan suaminya

Namun semuanya sudah terlanjur basah, Della tidak mungkin meminta cerai karena selain mencintai Dani, ia juga tidak mau berstatus janda. Keputusan untuk terus hidup bersama Dani pun semakin bulat lantaran Dani berhasil meyakinkan dirinya kalau ia tidak lagi mencintai wanita itu dan lebih memilih menceraikan wanita itu